Saudara!
Seandainya kau tangisi kematianku,
Dan kau siram pusaraku dengan air matamu
Maka diatas tulang-tulangku
Yang hancur luluh,
Nyalakanlah obor buat ummat ini
Dan .............
Teruskan perjalanan ke gerbang jaya
Saudara!
Kematianku adalah suatu perjalanan
Mendapatkan kekasih yang sedang merindu
Taman-taman di surga tuhanku bangga menerimaku
Burung-burungnya berkicau riang menyambutku
Bahagialah hidupku di alam abadi
Saudara!
Puaka kegelapan pasti akan hancur
Dan alam in...
Saudara!
Seandainya kau tangisi kematianku,
Dan kau siram pusaraku dengan air matamu
Maka diatas tulang-tulangku
Yang hancur luluh,
Nyalakanlah obor buat ummat ini
Dan .............
Teruskan perjalanan ke gerbang jaya
Saudara!
Kematianku adalah suatu perjalanan
Mendapatkan kekasih yang sedang merindu
Taman-taman di surga tuhanku bangga menerimaku
Burung-burungnya berkicau riang menyambutku
Bahagialah hidupku di alam abadi
Saudara!
Puaka kegelapan pasti akan hancur
Dan alam ini akan disinari fajar lagi
Biarlah rohku terbang mendapatkan rindunya
Janganlah gentar berkelana di alam abadi
Nun di sana fajar sedang memancar .........
(Ditulis beberapa ketika sebelum menemui SYAHID)
"berhati-hati dengan air tenang... macam-macam bolih terjadi, tetapi dekatilah orang tenang...sebab ada emas untuk digali".
By Sinan Salaheddin, Associated Press Writer
51 minutes ago
Baghdad, Iraq-Iraq's president said Saddam Hussen has confessed to killings and other 'crimes' committed during his regime, including the massacre of thousands of Kurds in the late 1980s. Jalal Talabani said the deposed leader should be executed many times over..........
p.s :-)"berhati-hati meniti air yang tenang... macam macam boleh terjadi tragedi, tetapi dekatilah orange yang tenang... sebab ada orange tak payah cari emas untuk digali". :-) wallahu'alam
No doubt! Verily, the Auliya' of Allah and love Allah much, no fear shall come upon them nor shall they grieve.