Sekadar peringatan...
Assalamualaikum.... semua warga MM.
Kata2 yg tersemat dihati...
"Tiada Tuhan melainkan Allah, nabi Muhammad pesuruh Allah".
Sama2 kita semaikan kata2 ini kedalam lubuk hati kita agar sentiasa mengingati NYA dan rasulNya...
hadir ku utk menyerikan lagi hidupmu... Bahkan akan menemani mu hingga ke akhir hayat ku.
9 comments
Comments (9)
sama2... adin
teguhkan iman kuatkan amalan...
hadir ku utk menyerikan lagi hidupmu... Bahkan akan menemani mu hingga ke akhir hayat ku.
teguhkan iman kuatkan amalan...
hadir ku utk menyerikan lagi hidupmu... Bahkan akan menemani mu hingga ke akhir hayat ku.
22 years
..
insya-Allah
"Andainya dikau jodohku yang tertulis di luh mahfuz, Allah pasti akan mencampakkan rasa kasih di dalam hatiku, jua hatimu.."
insya-Allah
"Andainya dikau jodohku yang tertulis di luh mahfuz, Allah pasti akan mencampakkan rasa kasih di dalam hatiku, jua hatimu.."
22 years
insyaallah...
terima kasih anakanda...
'sesiapa yg mengucap laa ila ha illallah..
dia adalah daie...'
-moga allah terus memberi kekuatan pd kita tuk laksanakan ajaran dan syariatnya-
Sesungguhnya dengan hanya mengingati Allah hati akan menjadi tenang....
terima kasih anakanda...
'sesiapa yg mengucap laa ila ha illallah..
dia adalah daie...'
-moga allah terus memberi kekuatan pd kita tuk laksanakan ajaran dan syariatnya-
Sesungguhnya dengan hanya mengingati Allah hati akan menjadi tenang....
22 years
Apapun kita dididik utk mengingati dan menyampaikan apa yg telah ditinggalkan olh rasuh (nabi Muhammad) dan hadisnya...
hadir ku utk menyerikan lagi hidupmu... Bahkan akan menemani mu hingga ke akhir hayat ku.
hadir ku utk menyerikan lagi hidupmu... Bahkan akan menemani mu hingga ke akhir hayat ku.
22 years
InsyaAllah.....
Semoga kalimah ini mantap tersemat di sanubari kita....hari ini...esok dan selamaNya.....sehingga tiba hari yg dijanjikan......
Suatu Pertemuan Suci yg tak terbayangkan
Layakkah kita?
Bersama kita Muhasabah diri......
tintabiru.....tintamerah.....tintahijau
Semoga kalimah ini mantap tersemat di sanubari kita....hari ini...esok dan selamaNya.....sehingga tiba hari yg dijanjikan......
Suatu Pertemuan Suci yg tak terbayangkan
Layakkah kita?
Bersama kita Muhasabah diri......
tintabiru.....tintamerah.....tintahijau
22 years
....
Insya-Allah....
"Hatiku....hatiku JUa
Insya-Allah....
"Hatiku....hatiku JUa
22 years
wasiat nenek
Nenek ani dirawat di rumah sakit. menurut doktornya, asmanya sudah teruk
hingga perlu dipasangkan selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak
bercakap dan seperti orang koma. Dikira sudah menjelang ajal, Anaknya
memangilkan seorang mudhin (tukang do'a) agar di doakan. Selagi Pak
udhin asyik berdoa, tiba-tiba nenek ani menggap-menggap tidak bisa
bernapas. Mukanya pucat, tangannya bergetar. Dengan bahasa isyarat nenek
ani minta diambilkan kertas dan alat tulis. Dengan sisa-sisa tenaganya
nenek ani menulis surat dan diberikan ke mudhin.
Sambil terus berdoa pak mudhin langsung menyimpan surat tersebut tanpa
membacanya karena fikirnya tidak sanggup membaca surat wasiat tersebut
didepan nenek ani. Tak lama kemudian nenek ani meninggal dunia. Pada
hari ketujuh meninggalnya nenek ani, pak mudhin diundang untuk datang.
Selesai memimpin do'a, pak mudhin berbicara
"Saudara-saudara sekalian,ini ada surat wasiat dari almarhum nenek ani
yang belum sempat saya sampaikan,yang saya pasti nasehat untuk anak
cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya". pak mudhin membaca
surat tersebut, yang ternyata berbunyi :
" Mudhin jangan berdiri di situ...! jangan pijak saluran oksigen aku..!
esok takkan sama dengan hari ini, seperti mana hari ini tak sama dengan semalam....
Nenek ani dirawat di rumah sakit. menurut doktornya, asmanya sudah teruk
hingga perlu dipasangkan selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak
bercakap dan seperti orang koma. Dikira sudah menjelang ajal, Anaknya
memangilkan seorang mudhin (tukang do'a) agar di doakan. Selagi Pak
udhin asyik berdoa, tiba-tiba nenek ani menggap-menggap tidak bisa
bernapas. Mukanya pucat, tangannya bergetar. Dengan bahasa isyarat nenek
ani minta diambilkan kertas dan alat tulis. Dengan sisa-sisa tenaganya
nenek ani menulis surat dan diberikan ke mudhin.
Sambil terus berdoa pak mudhin langsung menyimpan surat tersebut tanpa
membacanya karena fikirnya tidak sanggup membaca surat wasiat tersebut
didepan nenek ani. Tak lama kemudian nenek ani meninggal dunia. Pada
hari ketujuh meninggalnya nenek ani, pak mudhin diundang untuk datang.
Selesai memimpin do'a, pak mudhin berbicara
"Saudara-saudara sekalian,ini ada surat wasiat dari almarhum nenek ani
yang belum sempat saya sampaikan,yang saya pasti nasehat untuk anak
cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya". pak mudhin membaca
surat tersebut, yang ternyata berbunyi :
" Mudhin jangan berdiri di situ...! jangan pijak saluran oksigen aku..!
esok takkan sama dengan hari ini, seperti mana hari ini tak sama dengan semalam....
22 years
Insya-Allah....
Ke arah memantapkan 'Aqeedah Tauhid...
http://www30.brinkster.com/meowhidayah/
Ke arah memantapkan 'Aqeedah Tauhid...
http://www30.brinkster.com/meowhidayah/
22 years
yg benar
nabil hanya diriku
Subhannallah "Ya Allah, terangilah hidup dan matiku dengan hidayahMU'"